Kajian Teori, Mata Pelajaran SD SMP SMP SMA SMK MTS dan Mata Kuliah Mahasiswa

Kamis, 06 Oktober 2016

Pengertian Geografi Definisi Ruang Lingkup Menurut Para Ahli Tujuan Mempelajari

Ruang Lingkup Geografi - Beberapa definisi geografi telah banyak dikemukakan para ahli, tetapi semuanya bergantung pada latar belakang pengetahuan pembuat definisi tersebut. 

Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

a. Karl Ritter
Geografi adalah studi tentang daerah-daerah yang berbeda-beda di permukaan bumi (differential area) dalam keragamannya.

b. Finch C. Vernor
Geografi adalah studi yang menjelaskan, menerangkan suatu daerah di permukaan bumi disertai dengan analisisnya. Tidak hanya menyoroti fenomena tertentu saja, melainkan memerhatikan perubahan-perubahan dan dinamika yang berlangsung di atasnya.

c. Elsworth Huntington
Geografi adalah studi tentang alam dan persebarannya melalui relasi antara lingkungan dan aktivitas (kualitas manusia).

d. R. Bintarto
Geografi adalah studi yang mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di permukaan bumi. Kajian secara fisik maupun yang mencakup makhluk hidup beserta permasalahannya. Kajian dilakukan melalui pendekatan keruangan, ekologi, regional untuk kepentingan, proses, dan keberhasilan program.

e. Ikatan Geografi Indonesia (IGI)
Geografi adalah studi pengetahuan yang mempelajari persamaan dan perbedaan geosfer melalui pendekatan kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan.
Daldjoeni mengemukakan bahwa yang menjadi pokok telaah disiplin ilmu geografi adalah sebagai berikut.
  • Ukuran, bentuk, dan aneka gerakan bumi.
  • Persebaran serta posisi massa daratan dan wujud perairan.
  • Batuan, struktur, dan berbagai relief permukaan bumi.
  • Air yang terdapat di berbagai samudra, lautan, serta seluk-beluk gerakannya.
  • Pola persebaran dunia tumbuhan dan hewan.
  • Atmosfer dengan gejala-gejala di dalamnya, mengenai kajian cuaca serta pola-pola iklim yang terdapat di permukaan bumi.
  • Ras-ras umat manusia dan persebarannya yang berdasarkan unit lingkup kenegaraan.
  • Aneka bentuk kegiatan manusia dalam upaya mengembangkan dan menegakkan sistem perekonomian
  • Beraneka ciri dan jenis permukiman manusia.
  • Ciri-ciri sosial dan budaya masyarakat.
  • Pengaturan umat manusia secara politis dan relasi antarmanusia.


Pengertian Geografi
Gambar 1.1 Persebaran flora dan fauna di permukaan bumi menjadi salah satu kajian geografi.



Dari keberagaman pengertian mengenai geografi yang dikemukakan para ahli, dapat disimpulkan bahwa geografi merupakan ilmu pengetahuan dengan objek utamanya adalah bumi beserta segala isinya.

Kajiannya termasuk segala peristiwa, gejala, atau fenomena yang timbul sebagai akibat dari adanya hubungan interaksi yang terjadi antara berbagai unsur fisik maupun sosial ditinjau dari sudut pandang keruangan, kelingkungan, kewilayahan dalam konteks keruangan.

Berdasarkan pengertian tersebut, geografi merupakan ilmu yang ruang lingkup serta kajiannya sangat luas dan kompleks. Kajian Geografi bertujuan untuk memahami hal-hal sebagai berikut.
  • Penyebaran fenomena di atas permukaan bumi.
  • Hubungan antarfenomena di suatu tempat.
  • Hubungan suatu fenomena dengan fenomena di tempat lain.
  • Efek suatu fenomena terhadap fenomena lain.
  • Variasi suatu fenomena dari satu tempat ke tempat lain.
  • Mengapa suatu fenomena terdapat di suatu tempat sedangkan di tempat lain tidak terdapat keberadaanya.
  • Difusi keruangan dan fenomena.
  • Lokasi dan lokalisasi dari suatu fenomena.
  • Akibat dari suatu tindakan pada suatu tempat terhadap fenomena di tempat lain.
  • Manfaat dan kegunaan dari suatu fenomena atau tindakan guna mening katkan kesejahteraan manusia dan pembangunan.

Objek Geografi

Beberapa ahli telah banyak mengemukakan objek kajian dari disiplin ilmu geografi, akan tetapi semuanya memiliki perbedaan. Jika diurutkankembali, akan terlihat bahwa objek geografi terdiri atas dua aspek, yaitu material dan formal.

a. Objek Material
Objek material geografi adalah Geosfer yang terdiri atas Litosfer (lapisan kulit bumi), Atmosfer (lapisan udara), Hidrosfer (lapisan air), Biosfer (lapisan hewan dan tumbuhan), dan Antroposfer (lapisan manusia).

Lapisan-lapisan tersebut sebenarnya dikaji pula oleh bidang ilmu lain. Contohnya kajian litosfer oleh Geologi, atmosfer oleh Klimatologi, Geofisika dan Meteorologi, hidrosfer oleh Hidrologi, biosfer oleh Biologi, dan antroposfer oleh disiplin ilmu, seperti Sosiologi, Antropologi, Politik, Ekonomi, dan disiplin ilmu-ilmu yang lainnya.

Di manakah letak geografi? Geografi mempelajari ilmu kebumian dan kehidupan manusia secara terintegrasi. Geografi juga mempelajari hubungan dan pengaruhnya secara timbal balik antara faktor fisikal dan  manusia secara menyeluruh? Oleh karena itu, ilmu geografi berada padadua pijakan antara ilmu alam dan ilmu sosial.

Pengertian Geografi
Gambar 1.2 Objek material disiplin ilmu geografi dan ilmu-ilmu yang mempelajarinya.

Ciri Ciri Geografi 

Adapun yang menjadi ciri-ciri geografi adalah sebagai berikut.
  1. Geografi melihat permukaan bumi sebagai lingkungan hidup manusia dan lingkungan yang berpengaruh terhadap kehidupanmanusia.
  2. Geografi melihat penyebaran manusia dalam ruang dan bagaimana ruang dengan segala sumber dayanya.
  3. Geografi melihat ciri khas suatu daerah sehingga persamaan dan perbedaan dari wilayah di permukaan bumi dapat terlihat dengan jelas.
  4. Dalam mempelajari suatu fenomena atau gejala, geografi selalu mengaitkannya dengan unsur letak, jarak, penyebaran, interelasi, gerakan, dan regionalisasi dari suatu wilayah.

Sebagai contohnya dalam mengkaji masalah banjir. Geografi tidak hanya melihat luas genangan, kedalaman, dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia, tetapi dikaji juga bagaimana latar belakang timbulnya fenomena banjir tersebut. Bagaimana penggunaan lahan di daerah hulu, penggarapan lahan, kemiringan lereng, intensitas hujan, dan faktor sosial budaya penduduk setempat di daerah hulu sungai? Kajian jumlah dan kepadatan penduduk, pemilikan lahan, cara penggarapan lahan, tingkat pendidikan, pendapatan, dan kebiasaan-kebiasaan lainnya dalam memanfaatkan potensi lingkungan.  Kemudian, diamati juga bagaimana peranan daerah hilir sebagai daerah limpasan air, seperti lebar kedalaman sungai, penggunaan lahan, dan faktor sosial,budaya, serta ekonomi penduduk setempat di sekitar sungai.

b. Objek Formal
Objek formal geografi adalah cara pandang dan berpikir terhadap gejala yang ada di permukaan bumi. Gejala tersebut baik berupa keadaan fisik maupun keadaan sosialnya. Cara pandang geografi terhadap objek formal dapat dilihat dari organisasi keruangan (spatial setting) yang meliputi:
  1. pola persebaran gejala tertentu di permukaan bumi (spatial pattern);
  2. keterkaitan atau hubungan yang terjadi antargejala atau fenomena tersebut (spatial system); dan
  3. perkembangan atau perubahan yang terjadi pada gejala tersebut (spatial process).

Dari pandangan objek formal, maka akan muncul beberapa pertanyaan yang dikenal dengan 5 WH + 1H. Pertanyaan-pertanyaan tersebut untuk mengetahui gejala-gejala yang terdapat di permukaan bumi sehingga hasil uraiannya jelas sebagai cara pandang geografi. Pertanyaanpertanyaan tersebut yaitu sebagai berikut.

1) What
Pertanyaan yang diajukan untuk mengetahui apa yang terjadi.

2) Where
Pertanyaan mengenai lokasi, persebaran fenomena atau gejala di permukaan bumi dengan tujuan untuk mengetahui di mana fenomena atau gejala tersebut terjadi.

3) When
Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui kapan peristiwa tersebut terjadi.

4) Why
Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui mengapa peristiwa tersebut dapat terjadi.

5) Who
Pertanyaan ini untuk mencari pelaku dari terjadinya suatu peristiwa di alam, agar orang mengetahuisiapayang bertanggung jawab atas terjadinya peristiwa tersebut atau individu yang terlibat di dalamnya.

6) How
Pertanyaan ini untuk mencari jawaban dari bagaimana peristiwa tersebut seharusnya dapat diselesaikan dengan baik.

Contoh penerapan aplikasi penggunaan 5WH + 1H dalam mengkaji bencana tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam, yaitu sebagai berikut.
1) (What) Apa yang terjadi?
Bencana alam tsunami.

2) (Where) Di mana terjadi bencana tersebut?
Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan sebagian ProvinsiSumatra Utara bagian barat.

3) (When) Kapan terjadi bencana tsunami tersebut?
Pada Minggu pagi, sekitar pukul 08.40 WIB, 26 Desember 2004.

4) (Why) Mengapa terjadi bencana tersebut?
Bencana tersebut terjadi karena pergerakan (dislokasi dan deformasi) lempeng tektonik Samudra Hindia-Australia yang bergesekan dengan  lempeng tektonik Benua Eurasia (bagian Sumatra). Terjadi gempa bumi ber kekuatan 9,2 skala richter di dasar laut Samudra Hindia. Akibatnya, air laut yang berada di atasnya terpengaruh dan menjadi gelombang besar (tsunami). Gelombang menyapu kota serta desa-desa yang berada di sepanjang pantai barat Aceh dan sekitarnya.

5) (Who) Siapa yang menyebabkannya?
Tenaga yang berasal dari dalam bumi (tenaga endogen) dan luar bumi (tenaga eksogen) yang mengakibatkan terjadinya gempa bumi berupa gelombang tsunami.

6) (How) Bagaimana cara menanggulanginya?
Daerah sepanjang pantai barat Pulau Sumatra merupakan daerah yang berpotensi sering terjadi gempa bumi dan tsunami. Oleh karena itu,cara penanggulangan bencana tersebut antara lain sebagai berikut.
  • Pembuatan undang-undang untuk tidak mendirikan bangunan permanen apalagi berbentuk kota besar di sepanjang daerah jalur gempa dan tsunami yang tertuang dalam undang-undang perencanaan wilayah.
  • Memberikan penyuluhan (public education) kepada penduduk tentang kondisi geologis daerah yang berpotensi akan terjadinya gempa bumi dan tsunami. Sehingga setiap individu selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi yang disertai gelombang tsunami.
  • Pengembangan sistem pemantauan terhadap gempa bumi dan tsunami.
  • Pengembangan sistem peringatan dini di daerah rawan gempa bumi dan tsunami.
Gambar 1.3 Bencana tsunami yang melanda wilayah Nanggroe Aceh Darussalam dapat dianalisis  dengan menggunakan 5WH + 1H.

Tema yang paling mendasar dari objek formal geografi adalah region yaitu kesatuan daerah yang menunjukkan karakteristik tertentu atau ciri khas yang dapat dibedakan dengan daerah lainnya. Karakteristik atau ciri khas suatu tempat dapat berupa karakteristik aspek fisik, manusia, atau gabungan dari keduanya.

Terdapat banyak cara untuk menentukan region bergantung pada kriteria apa yang akan dipergunakan (fisik, sosial, aktivitas ekonomi, budaya, politik, bahasa, agama, etnik, dan kriteria-kriteria lainnya). Ruang lingkup atau cakupan region pun sangat bervariasi, seperti desa, kota, kabupaten, provinsi, negara, atau himpunan-himpunan internasional, contohnya region Asia Tenggara.

Regionalisasi pada dasarnya adalah pengumpulan, peng klasifikasian atau pengelompokan wilayah ke dalam wilayah yang sejenis. Dari pengelom pokan tersebut pada akhirnya akan tampak daerah yang menunjukkan  adanya persamaan dan perbedaan.Objek formal studi geografi adalah cara pandang keruangan yang dituangkan dalam konsep-konsep geografi. Konsep geografi sangat beragam, salah satunya meliputi lokasi, jarak, tempat, hubungan timbal balik, gerakan dan perwilayahan.


Daftar Pustaka Makalah Ruang Lingkup Geografi

Hartono, 2007. Geografi 1 Jelajahi Bumi dan Alam Semesta : untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas /Madrasah Aliyah. Jakarta. Depdiknas

Pengertian Geografi Definisi Ruang Lingkup Menurut Para Ahli Tujuan Mempelajari Rating: 4.5 Posted By: Sekolah Online

0 comments:

Poskan Komentar