Kajian Teori, Mata Pelajaran SD SMP SMP SMA SMK MTS dan Mata Kuliah Mahasiswa

Kamis, 22 September 2016

Bekerja Ilmiah Biologi SMA dan Urutan Metode Ilmiah dan Penerapannya

Kerja Ilmiah - manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki kemampuan berfikir paling cerdas dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya. Dengan kecerdasan tersebut manusia selalu berkeinginan untuk tahu dan tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah diketahuinya. Dengan demikian manusia akan selalu mengembangkan rasa keinginantahuan tersebut melalui pengetahuannya.

Bekerja Ilmiah Biologi  - Sifat keingintahuan manusia dapat berkembang melalui tahapan sistematis yang telah ditentukan, yaitu melalui metode ilmiah. Metode ilmiah mengarah pada pola berfikir logis, analitis (menggunakan analisis), dan empiris (sesuai dengan kenyataan). Adanya sifat empiris inilah yang menyebabkan kebenaran itu bersifat objektif, artinya kebenaran melekat pada objek, siapa pun yang memandang objek itu pasti sama.

Langkah yang ditempuh oleh para ahli biologi dalam memecahkan suatu masalah adalah langkah yang sesuai dengan metode ilmiah. Secara garis besar langkah tersebut terdiri atas: Perumusan masalah, penyusunan kerangka berfikir/landasan teori, perumusan hipotesis, pengujian hipotesis, dan pengambilan kesimpulan.

1. Perumusan masalah

Perumusan masalah dimulai dari ketertarikan manusia terhadap hal-hal tertentu yang menarik dan menjadi perhatiannya. Perumusan masalah merupakan langkah untuk mengetahui masalah yang akan dipecahkan, sehingga masalah tersebut menjadi jelas batasan, kedudukan, dan alternatif cara untuk pemecahannya.

2. Penyusunan kerangka berpikir

Dalam menyusun kerangka berpikir diperlukan kemauan untuk mempelajari laporan hasil penelitian orang lain, membaca referensi-referensi, observasi langsung pada lingkungan atau hasil wawancara dengan para ahli. Kerangka berfikir ini merupakan alasan yang menjelaskan keterkaitan antara berbagai faktor dengan objek dan jawaban terhadap suatu permasalahan. Kerangka berfikir disusun secara rasional berdasarkan penemuan-penemuan yang telah teruji kebenarannya.


3. Hipotesis

Hipotesis berfungsi sebagai jawaban sementara terhadap permasalahan yang timbul berdasarkan kesimpulan kerangka berpikir.

4. Pengujian hipotesis

Pengujian hipotesis dilakukan dengan eksperimen/ percobaan. Data yang diperoleh dari melakukan percobaan kemudian dianalisis untuk membuktikan apakah terdapat faktafakta yang mendukung hipotesis.

5. Penarikan kesimpulan

Penarikan kesimpulan merupakan evaluasi terhadap sebuah hipotesis yang telah dirumuskan, apakah hipotesis tersebut diterima atau ditolak.

Contoh urutan metode ilmiah dan penerapannya dapat Anda perhatikan pada Tabel 1.2

Tabel 1.2 Urutan metode ilmiah dan penerapannya
Bekerja Ilmiah Biologi SMA


KEGIATAN
(Apresiasi terhadap Pakar Perintis)
Laveran, seorang dokter berkebangsaan Perancis, pada tahun 1880 bekerja di Aljazair dengan tekun melakukan observasi, yaitu memeriksa darah penderitapenderita malaria. Dari observasi yang dilakukan berulang-ulang, ia memperoleh data bahwa pada setiap darah penderita malaria ditemukan benda aneh berbentuk cincin, sedangkan pada darah orang yang sehat tidak diketemukan benda itu.

Penemuan ini mendorong Laveranuntuk menduga bahwa benda aneh itu ada hubungannya dengan penyakit malaria. Kemudian Laveran mencoba menyuntikkan darah yang berasal dari penderita malaria kepada orang yang sehat. Dari percobaan berulang kali, Laveran mencatat bahwa orang yang mendapat suntikan itu terjangkit penyakit malaria.

Masalah yang belum terjawab adalah bagaimanakah cara berjangkitnya penyakit malaria dari seseorang kepada orang lain. Dari hasil eksperimen yang dilakukan Laveran timbullah dugaan bahwa menularnya wabah malaria melalui serangga pengisap darah.

Pada tahun 1897 Ronald Ross berusaha meneliti berjangkitnya wabah itu.  Dari pengamatannya ia berhasil mengumpulkan data bahwa orang-orang yang tidurdengan kelambu terhindar dari wabah malaria. Dengan hasil pengamatan tersebut, Ross mengemukakan bahwa menularnya wabah malaria disebabkan oleh sejenis nyamuk. Untuk menguji kebenarannya, ia menyuruh beberapa sukarelawan untuk tidur di tempat yang berkelambu dan ke dalam kelambu itu dilepaskan nyamuknyamuk Anopheles betina, ternyata dua sukarelawan tersebut terjangkit malaria.

Pertanyaan:
Isikan jawaban kalian dalam buku tugas, berkaitan masalah penelitian yang dilakukan Laveran!

  • Masalah yang dirumuskan
  • Hipotesis yang dirumuskan
  • Hipotesis yang uji
  • Data yang diperoleh
  • Kesimpulan


1. Dari data penelitian Laveran, timbul masalah baru yang dipecahkan oleh Ronald Ross. Bagaimana rumusan masalahnya?
2. Data apakah yang dikumpulkan oleh Ross sebagai dasar dalam merumuskan hipotesisnya?
3. Bagaimana rumusan hipotesis yang dikemukakan oleh Ross?
4. Bagaimana eksperimen yang dilakukan oleh Ross?
5. Apakah tujuan dilaksanakan eksperimen?
6. Bagaimanakah data yang diperoleh dari eksperimen Ross?
7. Apakah kesimpulan hasil penelitian Ross?
8. Rumuskan langkah-langkah yang dilakukan oleh Laveran dan Ross dalam hal memecahkan masalah malaria, sehingga tergambar jelas metode ilmiah yang dianutnya!

Daftar Pustaka Makalah Bekerja Ilmiah Biologi SMA

Pramono, Shidiq., Nuryani., Subardi (2009). Biologi 1 : untuk Kelas X SMA/ MA, Jakarta: Depdiknas

Bekerja Ilmiah Biologi SMA dan Urutan Metode Ilmiah dan Penerapannya Rating: 4.5 Posted By: Sekolah Online

0 comments:

Poskan Komentar