Kajian Teori, Mata Pelajaran SD SMP SMP SMA SMK MTS dan Mata Kuliah Mahasiswa

Jumat, 05 Agustus 2016

Karakteristik dan Wilayah Penyebaran Bahasa-Bahasa di Indonesia Rumpun Bahasa Papua

Karakteristik dan Wilayah Penyebaran Bahasa-Bahasa di Indonesia - Daerah penyebaran bahasa-bahasa Austro-Asia meliputi wilayahwilayah di India Belakang, India Muka, serta berbagai wilayah lainnya di daratan Asia Tenggara. Misalnya, bahasa Mon Khmer di India Belakang, bahasa Munda dan Sentali di India Muka, serta bahasa Semang dan Sakai di Malaka.


Daerah penyebaran rumpun bahasa Austronesia memiliki jangkauan wilayah yang sangat luas, antara lain
sebelah barat : Pulau Madagaskar
sebelah timur : Pulau Paas atau Paskah (dekat Pantai Barat Amerika Selatan)
sebelah utara : Pulau Formosa (Taiwan)
sebelah selatan : Kepulauan Selandia Baru

Secara geografis wilayah penyebaran bahasa-bahasa Austronesia memiliki jangkauan yang sangat luas. Berdasarkan letak wilayah penyebarannya, bahasa-bahasa dari rumpun Austronesia terbagi atas dua golongan besar, yaitu sebagai berikut.

1. Golongan bahasa-bahasa Autronesia Timur (yang disebut sebagai bahasa-bahasa Oseania), antara lain sebagai berikut.

  • Bahasa-bahasa di Kepulauan Polinesia, seperti bahasa Maori, Hawai, dan Tahiti.
  • Bahasa-bahasa di Kepulauan Melanesia, seperti bahasa Kaledonia Baru, Hibrid, Fiji, Solomon, dan Santa Cruz.
  • Bahasa-bahasa di Kepulauan Mikronesia, seperti bahasa di Kepulauan Marshall, Kepulauan Gilbert, dan Kepulauan Carolina.

2. Golongan bahasa-bahasa Austronesia Barat (yang disebut bahasa bahasa Nusantara). Berdasarkan tata bahasanya, kelompok bahasabahasa di Nusantara terbagi atas dua jenis, yaitu sebagai berikut.
a. Bagian Barat terdiri atas, antara lain

  • kelompok bahasa di Pulau Formosa (Taiwan), seperti bahasa Tavorlang dan bahasa Singkang;
  • kelompok bahasa di Kepulauan Filipina, seperti bahasa Tagalog, Bisaya, dan Sangir Talaud;
  • kelompok bahasa di Sumatra, seperti bahasa Aceh, Batak, Melayu, Minangkabau, dan Nias;
  • kelompok bahasa di Jawa, seperti bahasa Jawa, Sunda, dan Madura;
  • kelompok bahasa Kalimantan (Dayak), seperti bahasa Ngaju, dan Kayan Buang;
  • kelompok bahasa di Pulau Bali dan Nusa Tenggara Barat (Bali-Sasak), seperti bahasa Bali, Sasak, dan Sumbawa;
  • kelompok bahasa Sulawesi, seperti bahasa Bugis, Makassar, Gorontalo, dan Buton;
  • kelompok bahasa Minahasa, seperti bahasa Tombulu, Tonea, dan Tondano;
  • bahasa Malagasi di Madagaskar;
  • bahasa Cham di Indocina Selatan.

b. Bagian Timur terdiri atas bahasa-bahasa di Kepulauan Nusa Tenggara Timur, seperti bahasa Sikka, Solor, Roti, Kisar, dan Tetun.
Batas sebaran geografis antara bahasa-bahasa di Kepulauan Nusantara Barat dan bahasa-bahasa di Kepulauan Nusantara Timur adalah sebelah timur Pulau Sumba mengarah ke utara yang membagi Pulau Flores menjadi dua bagian antara Maumere dan Lio dan membagi Kepulauan Sula menjadi dua bagian.
Karakteristik dan Wilayah Penyebaran Bahasa-Bahasa di Indonesia
Gambar Peta sebaran bahasa Austronesia


Rumpun Bahasa Papua

Kelompok-kelompok bahasa di Nusantara yang tidak termasuk ke dalam rumpun bahasa Austronesia adalah rumpun bahasa Papua yang terdapat di Pulau Irian (Papua), bahasa di Halmahera Utara, bahasa di Pulau Ternate, dan bahasa di Pulau Tidore.

Bahasa-bahasa Papua tersebut tidak mempunyai hubungan linguistik dengan bahasa-bahasa di luar Papua dan Papua Nugini kecuali dengan bahasa di Pulau Timor, Alor, dan Pantar.

Gambar Peta sebaran bahasa Papua

Jenis-jenis bahasa Papua menurut Stephen Wurm terbagi dalam 10 golongan besar bahasa (filum), antara lain
1. Filum Papua Barat
2. Filum Kepala Burung Timur
3. Filum Teluk Geelvink
4. Filum SKO
5. Filum Kwomtari
6. Filum Sepik Ramu
7. Filum Trans Nugini
8. Filum Papua Timur
9. Filum Papua Timur Pinggiran
10. Filum Trans Nugini Pinggiran

Menurut penelitian Raymond Gordon, jumlah bahasa di Provinsi Papua adalah 271 buah. Jumlah pemakai bahasa terbesar adalah bahasa Biak Numfor yang dipakai oleh suku terbesar di Papua, yaitu suku Biak Numfor dan jumlah pemakai bahasa terkecil adalah bahasa Woria yang hanya dipakai oleh 5 orang anggota suku Woria. Pada saat ini Papua tidak memiliki bahasa lokal yang dapat dipahami oleh 312 suku sehingga muncul gagasan menjadikan bahasa Biak Numfor sebagai bahasa lokal Papua. Hal ini disebabkan suku Biak Numfor adalah suku yang terbesar di Papua dengan jumlah penduduk mencapai 280.000 orang. Selain itu, jangkauan pemakai bahasa Biak Numfor sudah meluas di sebagian besar wilayah Papua. Upaya mengangkat bahasa Biak Numfor sebagai bahasa lokal di Papua tersebut merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya Papua.

Karakteristik dan Wilayah Penyebaran Bahasa-Bahasa di Indonesia Rumpun Bahasa Papua Rating: 4.5 Posted By: Sekolah Online

0 comments:

Poskan Komentar